MBG Program yang Bermanfaat: Kalau Ada yang Salah, Diperbaiki, Bukan Dicabut. Oleh: Sukarya Putra /Ketua Umum SANTRI MUDRA NUSANTARA (SAMUDRA)

MBG Program yang Bermanfaat: Kalau Ada yang Salah, Diperbaiki, Bukan Dicabut. Oleh: Sukarya Putra /Ketua Umum SANTRI MUDRA NUSANTARA (SAMUDRA)

Sinar5news- Jakarta- Belakangan muncul aksi demonstrasi yang salah satu tuntutannya adalah menuntut Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dicabut. Santri Muda Nusantara (SAMUDRA) memahami kekhawatiran publik. Kritik, protes, dan evaluasi adalah bagian sehat dari demokrasi. Tapi mencabut MBG bukan jawaban yang tepat. Tapi kalau memperbaikinya, iya.

Mari jujur melihat fakta. MBG lahir untuk menjawab 3 masalah besar: stunting, anak masuk sekolah dalam kondisi lapar, dan beban ekonomi orang tua. Data di lapangan menunjukkan hasilnya: anak lebih fokus belajar, absensi naik, dan UMKM-koperasi-petani lokal dapat pasar baru lewat dapur MBG. Itu manfaat nyata, bukan janji di atas kertas.

Kita tidak boleh menutup mata. Program sebesar ini, menyentuh jutaan anak di ribuan titik, terutama diseluruh pelosok negeri ini, pasti punya “PR”. Tidak ada kebijakan nasional yang sempurna. Apakah ada kekurangannya.? Pasti ada.

Maka dalam hal ini, yang mengkritisi harus pakai logika juga, misalnya “ada salah sedikit, langsung cabut semua” itu berbahaya. Kalau ada jalan berlubang, kita perbaiki jalan, bukan tutup jalan. Kalau ada guru yang telat, kita evaluasi sistemnya, bukan bubarkan sekolah. Sama dengan MBG: kalau ada penyalahgunaan dalam pengelolaan, tindak tegas secara hukum, benahi rantai pasok, perketat SOP nya. Jadi bila mencabut MBG artinya mencabut makanan dari anak yang hari ini memang sedang membutuhkan. Sama halnya kita menutup peluang UMKM yang baru bangkit. Padahal target dari MBG ini adalah penurunan stunting dan memperbaiki gizi anak.

Menutup MBG Itu bukan solusi, itu menyerah namanya. Yang kita butuhkan sekarang bukan aksi “tolak MBG”, tapi aksi “perbaiki MBG”. Sebagai mana kita ketahui MBG adalah program yang bermanfaat. Jangan batalkan masa depan mereka hanya karena hari ini kita belum sempurna tapi mari kita sempurnakan secara bersama-sama. (Red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA