Sinar5News.com – Bekasi – Hari ini Sabtu, 26 oktober 2024 di masjid besar Nurul Huda Kp.Gabus Pabrik Desa Sriamur Rt 001/002 Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi Jawa Bara, telah berlangsung pertemuan antara seluruh imam dan marbot yang ada di wilayah kecamatan Tambun Utara. Perkumpulan seluruh imam dan marbot se-Kabupaten Utara ini disingkat IKAPIM (Ikatan Persaudaraan Imam dan Marbot). Adanya IKAPIM ini bertujuan untuk dapat memperkuat ikatan silaturahmi dalam persaudaraan yang hakiki antar imam dan marbot masjid.
Untuk memperkuat laju IKAPIM dalam kiprahnya sebagai imam dalam salat dan sebagai marbot pada sebuah masjid, maka perlu diadakan pertemuan yang sifatnya berkelanjutan pada momen-momen tertentu yang telah disepakati. Dalam pertemuan tersebut tidak hanya sekedar berjumpa, bertatap muka dan berbicara, tetapi lebih dari itu diadakan pembinaan dari KUA kecamatan Tambun Utara.
Menyongsong tibanya tahun baru 2025, seluruh imam dan marbot dalam komunitas IKAPIM mengadakan kegiatan pertemuan dalam bentuk silaturahmi sekaligus pembinaan yang disampaikan langsung oleh H. Supriadi, S.Ag, MM selaku ketua IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kabupaten Bekasi. Adapun tema yang disampaikan yaitu “Penguatan bimbingan dan layanan kemasjidan berbasis KUA”

Ada tiga program atau kegiatan prioritas yang dibahas pada pembinaan kali ini yaitu moderasi beragama, transformasi digital dan revitalisasi KUA. Moderasi beragama meliputi program bantuan masjid atau mushola, pembinaan SDM kemasjidan, regulasi dan kerjasama bidang kemasjidan dan serambi masjid. Sedangkan peranan masjid hendaknya dijadikan sebagai pusat kegiatan ibadah, sarana penggunaan umat, pusat pemberdayaan umat dan sarana pemersatu bangsa.
Menurut H. Supriadi mengingat di era zaman sekarang ini demikian besar perubahan zaman dan segala sesuatunya terkoneksi dengan internet maka para pengurus Masjid yang terdiri dari DKM, Imam, marbot dan lain sebagainya mesti dapat mengikuti kemajuan perkembangan zaman, agar masjid-masjid yang dikelola benar-benar kredibel dan terekspos kegiatan-kegiatan positif sebagai sarana syiar dakwah Islam ke seluruh dunia yang berciri khas rahmatan lil alamin.
Setelah selesai pemaparan dalam pembinaan kali ini, H. Supriyadi selaku narasumber mempersilahkan kepada para imam, marbot dan guru-guru majelis taklim dapat berdiskusi mempertanyakan hal-hal yang tidak jelas atau belum diketahui untuk dapat diselesaikan demi kelancaran proses kegiatan syiar Islam di tempat masing-masing.
Semoga IKAPIM akan terus menunjukkan kiprah nyatanya dalam rangka tercapainya suasana religius yang Islami demi tegaknya nilai-nilai kebaikan yang mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat lingkungan sekitar. (AA/Red)
Bekasi, 24 Rabiul Akhir 1446 H/27 Oktober 2024 M




