Pegawai LPMP NTB Peduli Corona

Pegawai LPMP NTB Peduli Corona

Oleh : M. Azimuddin, S.Pd

Dengan semakin bertambahnya kasus Virus Corona di NTB baik yang sudah Positif, ODP, PPD ataupun OTG, membuat pemerintah NTB semakin berjuang untuk memutuskan rantai penyebaran virus ini, mulai dari cek suhu badan di pintu-pintu masuk Kota Mataram, maupun di Kabupaten. Juga melakukan penyemprotan cairan disinsfektan, pembubaran kerumunan masa, pembatasan jam aktivitas warga, pelarangan sholat jumat dan berjamaah di masjid. Bahkan pemerintah Kabupaten Lombok Timur semakin tegas, jika ada masjid yang memaksakan untuk melaksankan shalat jum’at, jamaah tersebut akan diisolasi di masjid selama 14 hari. Tidak boleh pulang dan warga yang diisiolasi dimasjid akan di cukupkan kebutuhannya.

Terakait dengan dampak penyebaran virus ini, staf LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) NTB, merasa terpanggil untuk memberikan bantuan dengan mengumpulkan donasi dari para pegawai LPMP, dimana hasil dari donasi tersebut digunakan membeli sembako untuk disalurkan kepada warga yang lingkungannya dikatagorikan zona merah, karena adanya virus corona menjangkiti tempat tersebut.

Dengan dibagikannnya sembako ini, diharapkan bisa membatu warga yang kurang mampu guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena perekonomian di Lombok terasa semakin melemah. Terutama para pengusaha kecil, usaha mereka banyak yang mulai sepi pengunjung. Hotel-hotel banyak yang tutup dan supermareket banyak merumahkan karyawannya.

Disamping itu dengan semakin langkanya masker, LPMP NTB pun memesan pembuatan masker, yang selanjutnya masker-masker tersebut dibagikan ke warga di sekitar wilayah kota Mataram, sehingga warga merasa terbantu untuk dapat memakai masker ketika ingin keluar rumah.

LPMP sebagai lembaga dibawah Kementerian Pendidikan yang memiliki gedung bisa digunakan untuk penginapan, ini sesuai dengan isntruksi dan himbauan dari Mendikbud RI Nadiem Makarim. Jika disuatu daerah yang memiliki minimnya ruang karantina maupun isolasi bisa menggunakan LPMP untuk hal tersebut. Dan dengan adanya instruksi dari Mendikbud tersebut, kini beberapa LPMP di Indonesia sudah digunakan sebagai ruang karantina. Termasuk LPMP NTB pun sudah disiapkan sebagai lokasi karantina selama 14 hari bagi warga Kota Mataram yang baru pulang dari daerah yang terkena pandemi covid-19..

Lombok, 27 Sya’bqn 1441 H/20 April 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA