Makna dari ibadah ROMADHON itu kurang lebih kemampuan untuk mencegah sikap seseoang yang selalu menggambarkan ,seorang yang memiliki kekuasaan besar tetapi SENANTIASA , mengakibatkan lupa diri. Lebih suka mencoba memaksakan kehendak kepada seseorang siapapun juga tanpa pandan bulu.
Namun harus menyadari bahwa keangkaramurkaannya itu bisa luntur ketika dihadapi dengan penuh kelembutan, senyum dan kata-kata yang sopan dan santun..(DERAJAT Takwa)
Semua penolakan disampaikan Pamekas dengan kalimat lembut (dengan mencerminkan ketakwaan). Contol lain tidak bersikap mencak-mencak apalagi memaki, mencoba mengingatkan bahwa tindakan yang tidak senonoh/ tidak benar. Apalagi dia adalah yang harus memberi contoh baik kepada umatnys. Semua kalimat disampaikan dengan lembut dan wajah yang selalu senyum.( yang selalu mecerminka DERAJAT takwa)
Jangan kau larut dalam kegelisahan terhadap dunia, karena dunia itu adalah milik ALLAH.
Jangan selalu gelisah dengan harta, karena yg datangnya dari ALLAH. Jangan kau gelisah dengan masa depan, karena ia pun di tangan ALLAH.
Namun kau gelisah dengan satu hal, bagaimana kita mencari ridha ALLAH.
Karena sesungguhnya jika kita telah membuat ALLAH ridha, ALLAH pasti ridha kepadaku. dan membuat manusia ridha kepadamu, memberi kecukupan kepada kia dan menjadikan diri kita selalu bersyukur.
‘ Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa di antara kalian” (QS. Al Hujurat: 13)
Setelah mengetahui makna taqwa, simaklah penjelasan indah berikut ini dari Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah dalam tafsirnya, tentang keterkaitan antara puasa dengan ketaqwaan:
“Puasa itu salah satu sebab terbesar menuju ketaqwaan. Karena orang yang berpuasa telah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.
Selain itu, keterkaitan yang lebih luas lagi antara puasa dan ketaqwaan adalah :
Orang yang berpuasa menjauhkan diri dari yang diharamkan oleh Allah berupa makan, minum jima’ dan semisalnya. Padahal jiwa manusia memiliki kecenderungan kepada semua itu. Ia meninggalkan semua itu demi mendekatkan diri kepada Allah, dan mengharap pahala dari-Nya. Ini semua merupakan bentuk taqwa’
Orang yang berpuasa melatih dirinya untuk mendekatkan diri kepada Allah, dengan menjauhi hal-hal yang disukai oleh nafsunya, padahal sebetulnya ia mampu untuk makan, minum atau berjima tanpa diketahui orang,
namun jika Allah.meninggalkannya karena sadar bahwa Allah mengawasinya
Puasa itu mempersempit gerak setan dalam aliran darah manusia, sehingga pengaruh setan melemah.
Akibatnya maksiat dapat dikurangi
Puasa itu secara umum dapat memperbanyak ketaatan kepada Allah, dan ini merupakan tabiat orang yang memiliki derajat Taqwa
Dengan puasa, orang kaya merasakan perihnya rasa lapar. Sehingga ia akan lebih peduli kepada orang-orang faqir yang kekurangan.
Dan ini juga merupakan tabiat orang yang bertaqwa”
Semoga puasa kita dapat menjadi saksi dihadapan Allah tentang keimanan kita kepada-Nya. Dan semoga puasa kita mengantarkan kita menuju derajat taqwa, menjadi hamba yang mulia di sisi Allah Ta’ala.serta cahaya illahi robbi senantiasa menerangi jalan hidup kita.




