Mataram- Suksesnya Kota Mataram menjadi daerah yang di anggap paling baik dalam penanganan Rehab Rekon perbaikan rumah terdampak Gempa Lombok NTB tidak terlepas dari peran serta Fasilitator di lapangan.
Dalam rangka mengapresiasi atas kinerja Fasilitator tersebut Walikota Mataram Bapak Ahyar Abduh secara khusus memberikan Piagam Penghargaan kepada seluruh Fasilitator Rehab Rekon di Aula Pendopo Walikota Mataram, Sabtu 10 Oktober 2020.
Turut hadir pada acara tersebut Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor dan Sekretaris BPBD Kota Mataram Ahmad Muzaki serta seluruh Fasilitator Rehab Rekon wilayah Kota Mataram sejumlah 40 orang.
Pemberian Piagam Penghargaan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Mataram, didampingi oleh Kepala BPBD Kota Mataram dan Sekretaris BPBD Kota Mataram.
Dalam sambutannya Walikota Mataram Ahyar Abduh sangat mengapresiasi atas kerja Fasilitator dalam menuntaskan Rehab Rekon di Kota Mataram.
“Fasilitator sangat berjasa dalam upaya kita melakukan rehabilitasi terhadap warga masyarakat yang terdampak gempa di Kota Mataram”, ungkapnya.
Walikota dua periode ini juga mengaku bahwa Kota Mataram merupakan yang paling di anggap baik dan sukses dalam penanganan perbaikan rumah warga terdampak gempa, baik secara administrasi pelaporan maupun secara fisik perbaikan bangunan.
“Ketika Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden, kepala BNPB dan perangkat Rehab Rekon dari Pusat dalam melakukan peninjauan perbaikan rumah gempa Lombok di NTB selalu yang menjadi tujuan utama adalah Kota Mataram karena di anggap sebagai daerah percontohan”, bebernya.
Diakhir sambutannya Ahyar Abduh menghimbau kepada seluruh Fasilitator yang hadir untuk konsentrasi menfasilitasi warga dalam meperbaiki rumah dampak gempa di Kota Mataram.
“Fasilitator harus konsentrasi dan fokus terhadap tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan untuk mendampingi warga, murni bekerja untuk Rehab Rekon bukan menjadi alat politik pihak tertentu”, pesannya.
Selain itu ia juga berharap Fasilitator juga agar bisa sekaligus menjadi relawan untuk pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah Kota Mataram. (AH)



