MENJADI SUAMI IDAMAN

MENJADI SUAMI IDAMAN

Sinar5news.com   Setiap pria dewasa baik yang belum menikah maupun yang sudah menikah pada awal mulanya pasti menginginkan menjadi seorang suami idaman. Tapi tidak sedikit kaum pria gagal nenjadi seorang suami idaman karena beberapa faktor yang melatar belakangi.

Suami idaman itu adalah suami ideal yang selalu dapat memimpin dengan bijaksana, mendidik dengan penuh cinta, memberi sesuatu yang terbaik, memberi perhatian, memberi rasa aman, mengayomi setulus hati, sabar dan tabah, membantu pekerjaan rumah, berpenampilan rapi, menjaga akhlak dan taat dalam ibadah.

Itulah suami ideal yang dikehendaki dalam ajaran Islam. Alangkah beruntungnya seorang istri mempunyai suami ideal seperti itu. Memang berat, tapi ini adalah pilihan terbaik. Sebab seorang suami tidak hanya sebatas menjadi pasangan. Suami berperan ganda, sebagai pendamping juga sebagai imam (pemimpin) dalam rumah tangga.(Annisa 34)

Yang namanya imam tentu menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji, karena pikiran, ucapan dan sikap itu menjadi teladan bagi istri dan anaknya. Bagaimana kalau seorang suami tidak mengerti dengan baik tugas dan kewajibannya? Inilah yang menjadi sumber retaknya kehidupan berumah tangga yang tidak jarang berakhir dengan perceraian, na’udzubillah. Padahal alangkah nikmat dan bahagianya berumah tangga bila seorang suami selalu menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji.

Bagi para suami yang sudah menjadi suami idaman alhamdulillah, ini suatu karunia Allah yang sangat luar biasa. Terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya agar rumah tangga itu selalu dalam suasana sakinah (penuh tenang, rukun dan damai), mawaddah (penuh cinta bergelora didalam jiwa) warahmah (penuh sayang hingga ke surga). Bagi yang belum menjadi suami idaman, masih terbuka luas kesempatan untuk terus berproses menjadi suami idaman. Tidak ada yang mustahil semua bisa tercapai, kuncinya ada pada niat, kemauan dan keyakinan. Tentu segala sesuatu tercapai dengan maksimal (paripurna) bila didasari dengan ilmu. Termasuk menjadi suami idaman wajib membekali diri dengan ilmu. Rujukan kita adalah Rasulullah SAW. Disamping beliau sebagai seorang nabi juga menjadi contoh terbaik bagaimana menjadi suami idaman bagi seluruh umat manusia di muka bumi.

Bila kita buka sejarah selama 25 tahun Rasulullah SAW menjalin rumah tangga dengan Siti Khadijah. Sungguh beliau sangat memuliakan istrinya, tidak pernah kasar, tidak pernah marah, tidak pernah menyakiti dan selalu membantu meringankan beban istri bila beliau berada di rumah. Saking bahagianya rumah tangga beliau sampai-sampai beliau bersabda, “Baiti jannati, rumahku laksana istana surga”. Luar biasa beliau memberi contoh bagaimana menjadi suami idaman kepada semua umat manusia di muka bumi.

Semoga uraian hikmah hari ini, menjadi inspirasi terbaik bagi kaum pria dewasa untuk menjadi suami idaman dalam lingkungan rumah tangga. Aamiin.

Bekasi, 9 Rabiul Awwal 1441 H/7 November 2019 M

Penulis : Marolah Abu Akrom

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA