Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kejuaraan Catur Tingkat Provinsi (Kejurprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke 21 Tahun 2022, digelar dari tanggal 26- 31 Mei 2022. Acara pembukaan dilakukan Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Drs.H. Surya Bahari,MM, bertempat di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Selong, Kabupaten Lombok Timur. Kamis (26/05/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pengprov Percasi NTB HM. Syamsul Lutfi, Ketua KONI NTB dan KONI Kabupaten Lombok Timur dan Kepala Dispora Kabupaten Lombok Timur drg.Asrul Sani,M.Kes dan juga Kepala Dispora Provinsi NTB Drs.H. Surya Bahari,MM, yang sekaligus mewakili Gubernur untuk membuka acara Kejurprov Catur ke- 21 tahun 2022.

Kadispora NTB dalam kata pembukaannya, mengapresiasi pengurus Percasi NTB yang telah menggelar Kejurprov Catur ke-21 tahun 2022 yang diikuti oleh pecatur dari semua Kabupaten/Kota se NTB.
“Saya sangat mengapresiasi gerakan dari Ketua umum Percasi NTB bersama jajarannya, yang telah menggelar Kejurprov, karena Cabor Catur ini, menjadi Cabor pertama yang menggelar Kejurprov setelah gelaran PON Papua,” ungkap Surya Bahari.
Untuk itu Kadispora NTB berharap kepada Ketua KONI NTB agar mengumumkan dan memberitahukan kepada Pengurus Cabor-Cabor yang lain agar mengikuti jejak Percasi NTB untuk segera melakukan Kejurprov.
Kadispora juga mengapresiasi rencana Ketua Umum Percasi NTB, H.M.Syamsul Luthfi yang akan melakukan kolaborasi dengan semua pihak dalam upaya memajukan Cabor Catur di NTB.
Sementara itu, Ketua Pengprov Percasi NTB HM. Syamsul Lutfi menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya keras untuk melakukan pembinaan yang berjenjang bagi para atlet Catur, baik di tingkat sekolah maupun di kelas-kelas junior untuk mempersiapkan bibit unggul di masa yang akan datang.
“Kita akan berupaya untuk memasarkan olahraga catur, terutama di sekolah-sekolah. Tidak hanya di Kabupaten Lombok Timur, melainkan di seluruh NTB,” ujarnya saat memberi sambutan.
Dengan cara itu Ia berharap bisa meningkatkan minat dan semangat para generasi muda untuk gemar dengan olahraga catur. Pasalnya, kata Anggota DPR-RI Dapil NTB ini, olahraga catur cukup banyak memperebutkan medali emas di dalam setiap penyelenggaraan PON.
Karenanya menurut dia, kalau pengurus KONI NTB serius untuk memikirkan target pencapaian maksimal di masa yang akan datang, maka cabor-cabor ini bisa diprioritaskan untuk merebut medali emas tersebut.
Karena biasanya, kata dia, daerah yang masuk lima besar dalam PON saat ini adalah daerah-daerah yang banyak memperhatikan cabor-cabor yang banyak memperebutkan medali emas cabor atletik dan menembak, termasuk juga catur, tanpa mengesampingkan cabor-cabor lainnya yang lebih sedikit memperebutkan medali emas.
“Hal ini mungkin harus menjadi pemikiran kita semua, terutama para pengurus KONI dan pengurus Cabor-cabor di Provinsi NTB untuk memikirkan desain besar olahraga daerah,” tegasnya.
Kaitannya dengan itu, Syamsul Lutfi mendorong supaya Desain besar olahraga nasional yang sudah dibuat oleh pemerintah harus dijadikan sebagai pemicu dalam membuat desain olahraga daerah.
Apalagi, tandasnya, pada bulan Februari lalu Undang-Undang Keolahragaan sudah disahkan oleh legislatif di mana di sana, kata dia, banyak hal baru yang menjadi perhatian pemerintah termasuk mengenai masa depan atlet itu sendiri dan juga bagaimana bentuk pembinaan olahraga yang harus dilakukan.
“Ke depan kita ingin desain olahraga daerah di NTB ini harus disesuaikan dengan kebutuhan desain besar olahraga nasional,” tegasnya. seraya mengatakan bahwa Indonesia kedepan ingin masuk dalam 10 besar di Olimpiade. Oleh karenanya harus dipikirkan mulai dari sekarang. (red)


