Sinar5news.com – Jakarta – Organisasi Siswa Intra Sekolah Tingkat Jenjang Akhir yakni SMA Nahdlatul Wathan Jakarta lakukan gebrakan gerakan peduli sesama kepada yang membutuhkan seperti halnya anak panti dan kaum dhuafa.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/06/2022) tersebut tertuju pada 3 lokasi yang sudah disepakati bersama oleh ketua OSIS dan para anggotanya. Diantara 3 lokasi tersebut yakni Panti Asuhan Mizan Amanah yang berlokasi di daerah Pusat Industri perkampungan Kecil, Panti Asuhan Annimah yang berlokasi di daerah Walikota Jakarta Timur tepatnya di gang hasan dan Rumah pemulung yang berlokasi di Perumnas Klender Jakarta Timur.
Tim Sinar5news lakukan wawancara kepada salah satu anggota OSIS yakni Adinda Rihani kelas 10 selaku Sekretaris OSIS.

Rihani sendiri mengungkapkan sekaligus mewakili rekan lainnya bahwa kegiatan peduli ini tentu harus sering dilakukan dan kami sangat bersemangat melakukannya, terlebih lagi ini program kemanusiaan yang merupakan termasuk program unggulan kami yang kami rencanakan dari jauh-jauh hari.
“Iya benar, kegiatan ini kami adakan dan In Syaa Allah akan terus berlanjut, kami sangat bersemangat melakukannya. Terlebih lagi ini kan merupakan program kemanusiaan ya dan juga salah satu program unggulan kami.” Ujar Rihani.

Pembina OSIS SMA Nahdlatul Wathan Jakarta yakni Rohimin S.Pd sangat mendukung dengan gerakan yang dilakukan oleh pasukannya. Hal tersebut merupakan pembelajaran yang sangat berarti dan akan menjadi langkah awal mereka belajar untuk tetap saling peduli satu sama lain.
Kepala Sekolah SMA Nahdlatul Wathan Jakarta yakni Yuli Sofiyati S. Pd MM yang mengetahui adanya gebrakan ini tentu sangat mendukung dan kagum dengan anak didiknya yang secara tidak terduga melakukan gerakan ini ditengah mereka sedang sibuk dengan belajar di sekolah namun organisasi mereka tidak luput dan terus dijalankan dengan baik.

“Mereka ini adalah seorang pelajar SMA, tingkatan mereka memang masih SMA namun gerakan yang mereka lakukan sudah melebihi dari seorang pelajar SMA. Inisiatif mereka sangat tinggi tentu hal ini bisa jadi contoh untuk yang lainnya.” Pungkas Yuli Sofiyati
“Pasukan OSIS dari tahun ke tahun kian membaik dan setiap tahunnya mereka memiliki ciri khas dan cara sendiri untuk mengharumkan nama SMA Nahdlatul Wathan Jakarta. Mudah-mudahan di generasi selanjutnya pun dapat memeberikan kejutan dan hal menarik lagi.” Ujar Rohimin




