Sinar5news.com – Hari ini, Rabu 16 Juli 2025, menjadi hari yang spesial sekaligus momentum yang sangat berharga, karena Ma’had Al-Qur’an Fityanul Ulum kedatangan tamu istimewa yakni Prof. Dr. H. Harafandi Dahri, M.A. dalam acara temu kangen dan diskusi santai yang berlangsung di aula Ma’had, dari pukul 10:00-selesai. Acara ini di hadiri langsung oleh TGM. Hasan Asy’ari QH.ME. (Pimpinan Ma’had Al-Qur’an Fityanul Ulum), Dr. Agus Yusran, M.A. dan juga Ustadz Ali Rusdi (Pimpinan pondok tahfidz Al-Akbar), beserta seluruh santri.
Prof. Harafandi Dahri merupakan putra asli Lombok yang kini menetap di Jakarta dan sedang menjalankan tugas di Brunei Darussalam. Dalam pertemuan istimewa ini, beliau membagikan banyak sekali pengalaman hidup dan nilai-nilai penting yang membuat para santri menjadi lebih termotivasi dalam belajar dan menuntut ilmu.

Sebelum menyampaikan materi, beliau terlebih dahulu bercerita tentang bagaimana sejarah perjalanan hidup beliau, dari masa sulit dengan kondisi ekonomi pas-pasan, hingga akhirnya mencapai kesuksesan seperti sekarang. Beliau juga telah menulis sejumlah karya ilmiah dan buku, di antara buku beliau yang pertama kali ditulis ketika masih di Jakarta berjudul “Teologi Sufistik Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani”, hingga buku-buku terbaru lainnya, sungguh pencapaian yang luar biasa.
Dan ternyata kesuksesan yang beliau raih sampai saat ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan beliau memegang sendiri kunci kesuksesan itu, yang beliau dapatkan langsung dari maulana syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid. Kata beliau ” jika kalian ingin berhasil dunia dan akhirat, maka jalankan 3 perkara ini”:
1. Alharakah Barakah; bergerak dan berjuanglah, jangan diam, maka dengan itu Anda akan memperoleh keberhasilan. Akan tetapi tidak cukup dengan pergerakan fisik, maka selanjutnya..
2. Harakatul fikrah; terus gerakkan pikiran Anda. Setelah itu apa?
3. Harakatul qolbi; gerakkanlah hati Anda untuk selalu kokoh dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip kebaikan.
Setelah itu beliau menyampaikan ” ketika kita sudah menjalankan hal tersebut, pesan selanjutnya adalah jangan dengarkan komentar orang lain, selama yang kita lakukan adalah kebaikan. Selebihnya, kembalikanlah semua urusan kita hanya kepada Allah SWT. “
Sebenarnya masih banyak sekali yang beliau bahas dalam diskusi tadi pagi, mulai dari bagaimana cara Allah mengabulkan doa kita, apa yang menjadi standar kebaikan itu, sampai rahasia kematian, semuanya beliau sampaikan dengan dalil-dalil nya. Mungkin tidak semuanya akan kami ulas disini.
Terakhir, beliau menyampaikan sebuah hadist baginda Rasulullah saw, yang artinya: “ Hiduplah sekehendakmu, karena kamu pasti akan mati. Cintailah siapa pun yang kamu cintai, karena kamu pasti akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sesukamu, karena kamu pasti akan diberi balasan atasnya. ”
Itulah sekilas yang beliau sampaikan dalam diskusi tadi pagi yaa, semoga yang membaca juga mendapatkan berkah dan manfaat dari ilmu beliau. Aamiin ya rabbal alamin.
Wallahu a’lam bishawab..
#mahadfityanululum



