Larangan Tidur Setelah Shalat Subuh
Tidur setelah shalat Subuh merupakan kebiasaan yang banyak dilakukan oleh sebagian orang, terutama ketika tubuh masih terasa lelah atau kurang tidur di malam hari. Namun, dalam pandangan Islam dan juga dari sisi hikmah kehidupan, tidur setelah Subuh bukanlah kebiasaan yang baik untuk dibiasakan.
Banyak ulama dan ahli hikmah menasihatkan agar seseorang tidak tidur setelah Subuh, karena waktu tersebut adalah waktu yang penuh keberkahan dan menjadi saat terbaik untuk memulai aktivitas kebaikan.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dikenal sebagai orang yang sangat menghargai waktu pagi. Beliau tidak tidur setelah shalat Subuh, melainkan mengisinya dengan dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, atau memberikan nasihat kepada para sahabat. Dalam sebuah hadits disebutkan:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Hadits ini menunjukkan bahwa waktu pagi adalah waktu penuh berkah, dan keberkahan itu akan hilang bila diisi dengan tidur. Pagi adalah waktu di mana pintu rezeki dibuka, semangat bekerja meningkat, dan daya berpikir seseorang berada pada puncaknya. Dengan tidur setelah Subuh, seseorang justru melewatkan kesempatan emas untuk memperoleh keberkahan dari Allah. Selengkapnya baca di BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 256




