OSNW: Adu Argumen Rebut Kursi

OSNW: Adu Argumen Rebut Kursi

Hujan pertanyaan meramaikan debat calon ketua Organisasi Santri Nahdlatul Wathan (OSNW) Jakarta, menguji kemampuan kandidat, siapa yang layak menjadi pimpinan pada periode 2019/2020.

Setelah masing-masing kandidat memaparkan visi dan misinya. Mulailah sesi saling tanya jawab, sanggah menyanggah antar kandidat. Berusaha menunjukkan argumen terbaiknya untuk menjatuhkan kandidat yang lain.

Tiga kandidat berusaha menunjukkan performa terbaiknya dalam menguatkan visi dan misinya. Junaidi nomor urut 1, dengan visi menjadikan Santri bertanggung jawab. Asri nomor urut 2, dengan visi menjadikan santri yang disiplin dan bertanggung jawab. Andika nomor urut 3, dengan visi mempertahankan kesolidan dan kerja sama untuk kemajuan organisasi.

Debat antar kandidat berlangsung dengan sangat sengit. Lebih lagi ketika debat dilanjutkan kepada sesi menjawab pertanyaan tajam dari para asatidz. Mereka memberikan pertanyaan yang sederhana, tapi memerlukan jawaban yang rill, bukan sekedar berbentuk teori.

Diantara pertanyaan yang dilontarkan, “hal apa saja yang belum dilakukan oleh OSNW sebelumnya?, dan apa saja program yang belum terlaksana dengan baik?, berikan solusinya.”

Rupanya pertanyaan ini membuat para kandidat kesulitan dan gugup dalam memberikan jawaban. Karena tekanan dan tuntutan dalam jawabannya harus rill, sederhana dan masuk akal. Itulah yang membuat kandidat harus menguras fikiran lebih mendalam.

Suasana debat tambah memanas, ketika para santri diberikan kesempatan untuk mengkritik visi dan misi para kandidat. Para peserta menanyakan kesiapan kandidat, serta konsekuensi kalau melanggar aturan yang sudah ditetapkan bersama. (fathi)

Moga Manfaat

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA