Laporan Wawancara: Pemilihan Ketua OSIS SMK Laboratorium Jakarta Periode 2026–2027 Berbasis Digital
Pewawancara: Tim Redaksi SinarLIMA
Narasumber: Tegar Ariqa Putra Kusuma Kuswala, S.Ds.Gr. (Pembina OSIS SMK Laboratorium Jakarta)
Waktu Pelaksanaan: Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB
Topik: Pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS Digital SMK Laboratorium Jakarta Periode 2026–2027
Daftar Pasangan Calon (Paslon) Ketua & Wakil Ketua OSIS Periode 2026–2027
-
Paslon 01:
-
Calon Ketua OSIS: Syad Manaf D. (Kelas XI.A)
-
Calon Wakil Ketua OSIS: Rainita Dwi P. (Kelas X.C)
-
-
Paslon 02:
-
Calon Ketua OSIS: Azka Marchamah (Kelas XI.A)
-
Calon Wakil Ketua OSIS: Maylanie Yurlita S. (Kelas X.A)
-
-
Paslon 03:
-
Calon Ketua OSIS: Hanifah Fauziah (Kelas XI.A)
-
Calon Wakil Ketua OSIS: Fairuz Faadilah R. (Kelas X.B)
-
Bagian 1: Persiapan dan Penerapan Sistem Digital (KPU Web)
SinarLIMA: Pak Tegar, berapa total pemilih yang disiapkan untuk pemilihan OSIS tahun ini?
Pak Tegar: Ada sekitar 450 suara dari murid-murid. Sisanya adalah dewan guru dari seluruh unit, mulai dari TK, SD, SMP, SMK, hingga tingkat yayasan.
SinarLIMA: Luar biasa. Boleh diceritakan bagaimana proses pembuatan dan persiapan aplikasi pemilihannya?
Pak Tegar: Pembuatan aplikasinya sudah kita persiapkan sekitar satu bulan yang lalu, Ustaz. Aplikasinya sudah dicoba dan disimulasikan. Persiapan murni ini dilakukan oleh anak-anak dengan bimbingan Kepala Program Studi (Kaprodi) Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Nama aplikasinya KPU (Kelompok Penyelenggara Pemilihan Umum). Jadi anak-anak RPL membuat sistem berbasis website khusus untuk pemilihan umum ini.
SinarLIMA: Apa saja keunggulan dari aplikasi pemilihan digital ini?
Pak Tegar: Keunggulan utamanya, kita tidak perlu menghitung suara secara manual lagi. Begitu pemungutan suara ditutup jam 11.00 WIB, hasilnya langsung keluar otomatis berupa grafik, jumlah pemilih, hingga persentasenya. Semuanya transparan dan instan tanpa harus repot rekap manual.
SinarLIMA: Bagaimana dengan keamanan dan antisipasi kecurangan, apakah ada potensi pemilih ganda?
Pak Tegar: InsyaAllah tidak ada dan sangat aman, Ustaz. Kita meminimalisir kecurangan dari penguatan aplikasinya. Setiap pemilih hanya memiliki satu akun untuk satu kali login. Ketika akun tersebut sudah digunakan untuk memilih dan logout, akun itu tidak bisa dipakai lagi. Ini untuk mencegah kekhawatiran akun dimanfaatkan kembali oleh pihak lain.
SinarLIMA: Berarti ini sudah sepenuhnya berbasis digital ya. Apakah sistem ini baru pertama kali digunakan?
Pak Tegar: Betul, berbasis digital (by digital). Sebenarnya sistem ini sudah berjalan sekitar 3 tahun di sekolah kita. Jadi selama 3 tahun terakhir, kita sudah tidak menggunakan kotak suara kertas lagi, melainkan langsung digital dan hasilnya real-time.
SinarLIMA: Apakah sekolah lain sudah banyak yang menerapkan sistem seperti ini?
Pak Tegar: Sepengetahuan saya belum banyak, Ustaz. Kemarin sempat ngobrol-ngobrol dengan beberapa pihak sekolah lain, rata-rata masih menggunakan metode coblos konvensional. Padahal sistem digital seperti ini bisa jadi contoh bagus. Selama ada koneksi internet dan tahu link serta akunnya, pemilihan bahkan bisa diakses lewat HP. Kendalanya paling hanya jika ada masalah sinyal di area tertentu, tapi sisanya berjalan sangat baik.
Bagian 2: Dinamika Antusiasme Siswa dan Program Kerja
SinarLIMA: Sebelum hari pemungutan suara ini, bagaimana antusiasme anak-anak saat masa kampanye?
Pak Tegar: Anak-anak sangat excited dan bersemangat! Mereka menyusun program kerja yang bagus-bagus tanpa meninggalkan visi dan misi yayasan. Semua program yang mereka rancang tetap selaras dengan nilai-nilai sekolah.
SinarLIMA: Apa saja bentuk kontribusi dan program kerja nyata dari OSIS yang berkolaborasi dengan sekolah sejauh ini?
Pak Tegar: Salah satunya adalah program pembiasaan harian siswa, seperti kegiatan Tasmi’. Anak-anak OSIS membantu merancang jadwal dan sistem absensinya berkolaborasi dengan guru-guru SMK. Selain itu, ada juga terobosan baru yang kita launching tahun lalu, yaitu PKS (Patroli Keamanan Sekolah) yang Alhamdulillah terus berjalan aktif.
SinarLIMA: Kabarnya ada program baru lagi yang diluncurkan tahun ini dan berhasil meraih prestasi?
Pak Tegar: Betul, tahun ini kita meluncurkan Tim Pemilah Sampah (Floating Tim). Alhamdulillah, tim ini mendapat apresiasi luar biasa. Dari 106 sekolah se-Jakarta Timur (Wilayah 1), sekolah kita masuk dalam 6 sekolah terbaik (Harapan 3) dan menjadi salah satu sekolah swasta terbaik di daerah Jakarta Timur.
Bagian 3: Evaluasi, Langkah Kedepan, dan Pesan untuk Pengurus Baru
SinarLIMA: Bagaimana arahan dan batasan pendampingan dari Pembina OSIS agar kreativitas siswa tetap terarah?
Pak Tegar: Kalau anak-anak punya ide tapi tidak kita support, tentu akan susah berkembang. Tugas kita adalah terus mengawal dan mendukung program kerja mereka agar tetap semangat membuat gebrakan dan terobosan terbaru demi mengharumkan nama sekolah. Namun, tetap kita beri batasan agar kegiatan mereka tidak melampaui norma atau aturan yang ada. Tingkat pencapaian kita tahun lalu sudah baik, jadi tahun ini harus jauh lebih baik dan tidak boleh downgrade.
SinarLIMA: Terakhir Pak Tegar, apa pesan dan doa Bapak untuk ketua dan pengurus OSIS SMK Laboratorium Jakarta Periode 2026–2027 yang terpilih hari ini?
Pak Tegar: Semoga siapa pun yang terpilih nanti bisa menjalankan amanah dengan baik, mampu merealisasikan program-program kerjanya secara optimal, dan membawa nama baik OSIS SMK Laboratorium Jakarta menjadi jauh lebih baik lagi di masa depan. (Mar/Red)





