Tradisi ngeliwet alias begibung kembali digelar pengajian sahabat juara setelah terlebih dahulu melaksanakan ritual yasinan zikir dan tahlil setiap malam Jumat yang dilakukan secara bergantian setiap Jumat. Pemimpin mereka tunjuk sendiri berdasarka kesepakatan dan terus bergantian baik laki maupun perempuan.
Ngeliwet kali ini sekaligus memeriahkan HUT RI yg ke-76 dan memperingati masuknya tahun baru Islam yang ke 1443 H. Keinginan mereka ingin berkemah di alam terbuka. Hanya karena kondisi tidak memungkinkan dengan situasi yang masih serba tidak menentu.
” Ia kami sudah rindu bermain di lapangan terbuka semisal di lapangan ruang bermain terbuka seperti dulu² sebelum pandemi. Kita lebih bebas bermain berkativitas.” Ungkap mereka kompak.
Atas inisiatif pengurus OIP organisasi intra pengajian akhirnya mereka merayakan di tempat pengajian saja dengan melakukan begibung/ngeliwet bersama. Dikoordinir oleh Feby selaku ket.keamanan dibantu oleh beberapa wali murid yang menyiapkan makanan. semua anggota dan pengurus sepakat makan nasi liwet bersama beralaskan daun pisang yang mereka bawa sendiri.
Tampak suasana sangat meriah dengan menyu tahu,tempe dan ayam goreng, tidak ketinggalan lalapannya serta sambel trasinya. Semua sahabat juara tumpah ruah menikmati dengan sangat lahap penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Kegiatan ini dimaksud ” menanamkan solidaritas, kesetiakawanan kebersamaan, kerja tim, menumbuhkan semangat gotong royong untuk menguatkan persaudaraan. Tradisi ini adalah bagian dari budaya Nusantara yang terus dihidupkan lestarikan. Sebagai bagian dari cara kita mensukuri nikmat kemerdekaan”. Demikian ketua pembina sahabat juara sampaikan.19/8/21(red)




