Sinar5news.om – Selong – Kepala Bidang kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lombok Timur L.Ruslan mengatakan Pihak BPBD Lombok Timur terus menerus melakukan sosialisasi menyikapi suasana Bencana yang menimpa daerah. Terutama Persoalan Kekeringan yang melanda Lombok Timur. Hal itu disampaikan Lalu Ruslan saat Sosialisasi Kebencanaan di Dusun Mentaum Desa Montong Baan Kecaamatan Sikur Lombok Timur. Senin(25/11/2019).
“Kita mengharapkan masyarakat tanggap dengan persoalan bencana yang dihapi dan banyak berkoordinasi dengan pemerintahan Desa atau langsung Dengan BPBD Lombok Timur”. Ungkapnya.
Ia juga menambahkan pihaknya sangat berharap masyarakat dapat memberikan masukan tentang apa saja yang mereka butuhkan, terutama yang saat ini paling dibuthkan oleh masyarakat adalah persoalan air bersih.
“Saat ini kami BPBD secara terus menerus melakukan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak bencana kekeringan, seperti diwilayah Desa Montong Baan ini setiap hari kami memberikan bantuan 8 tengki air bersih,” Jelasnya.
Bantuan air bersih ini juga kami distribusikan ke Wilayah Lando Desa Jenggik Utara, Leming Desa Leming Kecamatan Terara dan juga diwilyah Kecamatan Jerowaru. Serta daerah-daerah lainnya yang sangat membutuhkan air bersih di semua wilayah Lombok Timur.
Terkait soal bencana kebakaran dimusim kemarau ini,pihaknya berharap agar masyarakat waspada dengan soal kebakaran karena intensitas kebakaran cenderung meningkat tapi masih didominasi oleh kebakaran lahan. Karena mengingat debit air sebagai media pemadaman kebakaran sudah mulai berkurang.
Sedangkan terkait Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah terdampak gempa, pihak BPBD Lombok Timur telah banyak menyelesaikan rehabilitasi rumah yang masuk kategori rusak berat. Sekarang kita akan tuntaskan rumah masyarakat yang rusak sedang dan rusak ringan.
“Insyaallah mudah-mudahan sampai dengan bulan Desember ini,semua rumah yang rusak sedang dan rusak ringan dapat kita selesaikan. Karena kalau sampai bulan Desember tidak bisa kita selesaikan maka dana akan ditarik kepusat. Dan selanjutnya akan dianggarkan di APBD”. Pungkasnya.(Bul)



