Sinar5news.com – Hari ini, Minggu 27 Juli 2025, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah ( DPC HIMMAH NWDI) Jakarta, sukses menyelenggarakan Wahana Pengkaderan Anggota Tahap ll ( WAPA ll ), yang berlangsung di Aula Ma’had Fityanul Ulum, mulai dari pagi hari tadi hingga menjelang magrib, dengan mengusung tema “Menguatkan Militansi Kader HIMMAH NWDI: Profesional dalam Bergerak, Moralis dalam Melangkah, dan Iman Taqwa Jadi Pondasi.”
Dalam kegiatan WAPA Tahap ll ini, para peserta disuguhkan dengan tiga materi yang sangat luar biasa, dan juga dibawakan oleh para pemateri luar biasa yang memang kompeten dibidang tersebut. Tujuannya tentu tidak jauh-jauh daripada tema yang diusung, yaitu untuk membentuk kader-kader HIMMAH NWDI yang militan, berintegritas, memiliki semangat juang yang dilandasi oleh iman dan taqwa, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun materi pertama atau materi pembuka pada kegiatan ini, disampaikan langsung oleh pembina HIMMAH NWDI Jakarta, yakni TGM. Hasan Asy’ari, QH.ME. dengan materi ” Gerakan Himmah Trans-nasional. Sebelum berlanjut menyampaikan materi, beliau terlebih dahulu memperkenalkan diri, sejarah pendidikan beliau, pengalaman organisasi, dan perjalanan karier beliau samapai sekarang.
Dalam penyampaian materi, beliau memulainya dengan menjelaskan lima tujuan utama dalam ber-Himmah , yaitu:
1. Meningkatkan kepedulian sosial dan nasionalisme.
2. Menumbuhkan jiwa sosial dan kepekaan terhadap isu-isu kemasyarakatan.
3. Mendorong prestasi dan intelektualitas mahasiswa.
4. Menjaga dan menyebarkan ajaran-ajaran Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
5. Ikut memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, keadilan dan kemaslahatan umat.
Setelah selesai menyampaikan tentang tujuan utama ber-Himmah, beliau melanjutkan materi dengan menyampaikan Gerakan HIMMAH Trans-nasional, yang mana membahas tentang posisi HIMMAH NWDI dengan ideologi yang dibawanya. Beliau menekankan tentang pentingnya menjaga ideologi Islam yang moderat serta menolak paham-paham ekstrem seperti takfiri dan radikalisme, termasuk kelompok-kelompok seperti Hizbut Tahrir.
Lebih lanjut, TGM. Hasan Asy’ari menegaskan bahwa ideologi ber-Islam HIMMAH NWDI itu, harus berlandaskan pada nilai-nilai, seperti: Wasathiyah (moderat), Tasamuh (toleransi), Tawazun (keseimbangan), dan I’tidal (keadilan).
Sebagai penutup dalam sesi penyampaian materi, beliau memberikan motivasi dan semangat perjuangan kepada para kader, serta memberikan arahan dan penugasan terkait beberapa program besar kedepan yang harus segera direalisasikan oleh HIMMAH NWDI Jakarta.




