Abu Said abul Khair sang Waliyullah
Beliau tak Fasih Bacaan Alfatihah
Namun hatinya slalu konek dg Allah
Hatinya bersih tiada waktu mggibah
Sang Guru muda, suatu mlm mimpi
mendapat petunjuk dari sang ilahi
belajar agama pd علماء yg baik hati
Tinggal jauh dari pdg pasir yg sepi
yakin lalu berangkat, guru muda ini
mencari Guru yg ada dalam mimpi
Berhari – hari perjalanan melewati
blantara padang pasir yang ia lalui
Akhirnya sang pemuda ini sampai
Gubuk reot persis sperti dlm mimpi
Tanpa pikir panjang, guru muda ini
Rumah reot tsb langsung ia dekati
mengucap salampun belum sempat
mdengar قراءةالفاتحة hatix terpranjat
Saat guru tsb masih luar rumah ini
Syekh ابو سعيد ابو الخير seog ahli sufi
m’dengar bacaan فاتحة Abul الخير ini
pemuda ini lalu bergumam dlm hati
Benarkah beliau seorang guru wali?
sedang bacaan qur’anx buruk sekali
bacaanku lbh fasih ga’ perlu kesini..
Dtg berguru ngaji pada orang ini”?
Lalu pemuda ini pergi dn undur diri m’gurungkan niatnya belajar mgaji
jarak beberapa meter, Pemuda ini
2 ekor singa gurun buas mghalangi
Dia ketakutan ia teriak sekeras2nya
Hgga Abul khair keluar dg senyumx
Lalu singa di usir ابوالخير dg berkata
Hai singa..! jgn ganggu tamuku ia?
Lalu singa tsb pergi dan mjauhinya
Pemuda tersebut heran& bertanya2
Abul Khair b’kata “Hai anak mudaku
Slama hidupku, tak prh pduli hatiku
menata Hatiku,aku tak punya waktu
Aku sibuk mikirkan diriku & duniaku
Memikirkan keburukan ttg saudarku
Allah anugrahkan Alam takluk pdku
Wahai pemuda, kau sibuk dg dunia
Higga dgn dirimu sendiri kamu lupa
Kau lebih takut pada alam semesta
Dari pada takut kepada Allah عز وجل
Tuhan adlh penguasa alam semesta
Sedang binatang buas, makhluknya
Jakarta, 09 Februari 2020




