IP NWDI DKI Jakarta : Pelajar Harus Siap Jadi Duta Lingkungan

IP NWDI DKI Jakarta : Pelajar Harus Siap Jadi Duta Lingkungan

Sinar5news.com – Jakarta – Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (IP NWDI) DKI Jakarta menaruh perhatian khusus tentang permasalahan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PW IP NWDI DKI Jakarta, Putra Herdianto(3/10).

Adanya gerakan peduli lingkungan yang digaungkan oleh IP NWDI DKI Jakarta merupakan bentuk kritik dan himbauan kepada pemerintah serta masyarakat agar lebih tanggap dalam menyelesaikan permasalahan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

“Ini tentunya merupakan tugas kita bersama, tanpa adanya perhatian pemerintah dan dukungan dari semua element masyarakat pastinya perbaikan lingkungan hanya menjadi sekedar mitos belaka.”,. Ujar Putra

Kepada media Putra menyampaikan bahwa ia sangat mengapresiasi kinerja pemerintah dalam segala bidang namun untuk pembenahan Putra menyampaikan perlu sinergi dari berbagai unsur dan kalangan.

“Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi kinerja para elit kita dipemerintahan namun tentunya untuk permasalahan ini kita juga harus turut membantu dan aktif dalam menyuarakan aspirasi, sebab lingkungan yang kita huni ini ialah milik kita bersama maka perlu kita rawat bersama.”,. Jelas Putra kepada awak media.

Penelitian para ilmuwan yang didukung oleh laporan IPCC menunjukkan bahwa pemanasan global adalah ancaman nyata penyebab bencana lingkungan hidup. 

Bencana alam seperti kemarau panjang, curah hujan tinggi dan tidak teratur, dan kebakaran hutan adalah beberapa contoh krisis iklim yang sudah bisa kita lihat.

Frekuensi bencana ini akan terus meningkat bila umat manusia tidak bisa merubah gaya hidup konsumtif dan model ekonomi ekstraktif yang mengeksploitasi lingkungan. Selain itu, krisis iklim akan berdampak buruk terutama bagi demografi yang berada dalam situasi rentan seperti kalangan miskin, minoritas ras dan gender, serta disabilitas.

Ketua Umum IP NWDI DKI Jakarta tersebut menghimbau dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan lingkungan sekitar.

“Mengenai langkah awal kami akan coba berkordinasi dengan seluruh pihak terkait dan apa saja yang bisa kita lakukan maka kami akan langsung bergerak. anak-anak (Pelajar) mungkin hanya 25% populasi dunia, tapi kami adalah 100% masa depan.”,. Tutupnya.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA