Rapat Sosialisasi Program Kelas 9 SMP Nahdlatul Wathan Jakarta: Penguatan Akademik dan Pembiayaan Akhir Tahun
JAKARTA — SMP Nahdlatul Wathan Jakarta menggelar pertemuan penting dengan para orang tua dan wali murid kelas 9 pada Selasa, 28 Oktober 2026. Pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban ini diselenggarakan untuk membahas persiapan intensif menghadapi rangkaian ujian akhir serta sosialisasi program dan pembiayaan akhir tahun ajaran 2026/2027.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, H. M. Sarbini, S.Ag., M.M., turut dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, di antaranya Pembina Kesiswaan Naningsih, S.Pd. dan Wakil Kurikulum Ismiatiningsih, S.Pd., serta para wali kelas 9.
Penguatan Akademik Melalui Program Pendalaman Materi (PM)
Dalam arahannya, Kepala Sekolah H. M. Sarbini, S.Ag., M.M. menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendampingi siswa menghadapi bulan-bulan penentuan menjelang kelulusan. Mengingat waktu belajar efektif di kelas 9 yang semakin singkat menjelang libur semester ganjil dan persiapan ujian di awal tahun 2027, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai program strategis.
Salah satu fokus utama adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang menjadi instrumen penting untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa secara objektif. Untuk menunjang hal tersebut, sekolah akan menyelenggarakan program Pendalaman Materi (PM) di luar jam pelajaran reguler, yang dijadwalkan berlangsung mulai Januari hingga Februari 2027, mencakup mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS.
“Kami dari pihak sekolah berusaha semaksimal mungkin membimbing putra-putri kita agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih baik dan berkualitas. Namun, kerja sama antara sekolah dan orang tua di rumah sangatlah mutlak agar target dan cita-cita anak-anak kita tercapai,” ujar H. M. Sarbini, S.Ag., M.M.
Penjelasan Program Kesiswaan dan Disiplin Belajar
Sementara itu, Wakil Kurikulum Ismiatiningsih, S.Pd., dan Pembina Kesiswaan Naningsih, S.Pd., memberikan pemaparan teknis mengenai rangkaian evaluasi akhir, yang meliputi Asesmen Akhir Sekolah (AAS), Ujian Praktik, serta simulasi TKA yang wajib diikuti oleh seluruh siswa.

Pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan siswa di rumah, termasuk membatasi penggunaan HP pada malam hari agar siswa dapat beristirahat dengan cukup demi menjaga konsentrasi belajar di sekolah.
Kebijakan Pembiayaan yang Fleksibel dan Transparan
Sesi penutup rapat diisi dengan sosialisasi anggaran akhir tahun kelas 9. Pihak sekolah menegaskan bahwa total biaya akhir tahun—yang mencakup seluruh rangkaian kegiatan ujian praktik, TKA, hingga prosesi kelulusan sampai penyerahan ijazah—ditetapkan secara transparan sebesar Rp2.250.000, di luar pembayaran SPP bulanan dan uang semester genap.
Demi meringankan beban orang tua murid, pihak sekolah memberikan kebijakan keringanan berupa sistem pembayaran berangsur (cicilan). Pembayaran ini dapat dicicil mulai bulan Oktober, November, hingga batas waktu yang telah disepakati bersama pihak manajemen sekolah.
Melalui pertemuan ini, pihak SMP Nahdlatul Wathan Jakarta berharap terjalin komunikasi dan komitmen yang kuat antara orang tua dan pihak sekolah, sehingga seluruh siswa kelas 9 dapat menyelesaikan masa studi mereka dengan baik, memeroleh hasil yang memuaskan, serta melangkah mantap menuju jenjang pendidikan berikutnya. (Amr/ Red)




