Tuan Guru Bajang (TGB), H. M. Zainul Majdi dan Raden Tuan Guru Bajang (RTGB) H. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani berpose bersama di sela mediasi yang difasilitasi oleh Dirjen AHU, Kementerian Hukum dan HAM RI, di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
Para tokoh sentral di organisasi Nahdlatul Wathan (NW) yang tengah dilanda dualisme, menghadiri proses mediasi yang difasilitasi Kementerian Hukum dan HAM RI, di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
Hadirnya dua TGB (Tuan Guru Bajang), yaitu H. M. Zainul Majdi dan H. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani, memunculkan optimisme bahwa pertemuan ini akan mengarah pada proses islah atau penyatuan.
“InsyaAllah ini adalah proses menuju islah,” ujar Sekretaris Umum NW NTB, H. Irzani yang dikonfirmasi
Suasana mediasi antara dua NW yang difasilitasi oleh Dirjen AHU, Kementerian Hukum dan HAM RI, di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
Menurut Irzani, agenda mediasi tersebut difasilitasi oleh Kemenkumham RI. Agenda berlangsung dari siang sampai hampir magrib. Irzani pun menyerukan kepada semua pihak untuk terus berdoa dan terus berikhtiar untuk mewujudkan kebaikan bagi NW.
Irzani mengaku gembira karena pertemuan tersebut dihadiri semua komponen lengkap, khususnya unsur Ketua dan Sekjen dari kedua pihak.
“TGB Ketum hadir bersama semua unsur ketua-ketua (Dr. H. Rosiadi,Dr. H. Najmul akhyar, Drs. H. Nasihuddin Badri) dan Sekjend (TGH Hasanain Juaini)serta Ketua Dewan Mustasyar (TGH. M. Yusuf Makmun) dan Ketua Dewan Pakar (Prof. Husni Muadz) bersama H. Mahsan dan H. Irzani. Begitu juga RTGB hadir bersama unsur Ketua (Prof. Agil Alidrus, Dr. HL. Muhyi Abidin, H. Syamsul Mujahidin, SE) dan Sekjend (Prof. H. Fahrurozi) bersama Dewan Mustasyar (TGH. L. Anas Asyri) serta Syamsyul Rijal, Ummi Sarkawi dan M. Ikhwan.

Pancor hadir lengkap dipimpin oleh TGB. Begitu juga Anjani lengkap dipimpin oleh RTGB,” sebut Irzani.
Pertemuan tersebut juga disebut-sebut telah memberikan hasil menggembirakan. “Karena semua pihak membuka diri dari yang paling manis sampai yang paling pahit semuanya terbuka,” sebutnya.
Irzani juga mengutarakan kesaksiannya, bahwa dalam pertemuan yang dipimpin oleh Dirjend AHU Kemenkumham RI itu, terungkap adanya keinginan yang sangat besar untuk islah. Hal ini tentu saja akan menjadi awal yang baik untuk melanjutkan ke proses dan mekanisme penyatuan yang telah lama diidamkan.
“Butuh pertemuan-pertemuan berikutnya. Seluruhnya masih berproses dan sangat optimis NW pasti akan bersatu kembali dalam waktu tidak lama lagi. Mari terus kita ikhtiarkan,” serunya.


