BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 96|| Edisi Muharram 1444 H

BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 96|| Edisi Muharram 1444 H

Dalam bahasa Arab merdeka dapat diistilahkan dengan sebutan “hurriyyah”. Hurriyyah merupakan salah satu syarat untuk dapat melakukan berbagai macam kewajiban dalam agama. “Hurriyyah” lawan katanya “Gulam, roqiq, abdun” artinya budak. Seorang budak tidak leluasa dalam melakukan berbagai macam bentuk ibadah dalam agama, karena keadaannya masih dalam pengaruh dan kendali tuannya. Dengan hadirnya Nabi di muka bumi, memerdekakan dan mengangkat derajat para budak. Nabi melalui ajaran yang dibawa yaitu agama Islam, datang menghapus istilah perbudakan. Setelah ada Islam, maka tidak dibolehkan lagi ada perbudakan, manusia semuanya dikembalikan kepada posisi yang semestinya, yaitu makhluk yang layak untuk dihormati, bebas untuk berkreasi, bukan seperti binatang yang dijadikan budak oleh tuannya. Itulah yang dimaksud dengan merdeka (hurriyyah).

Kemerdekaan Indonesia dapat diraih melalui perjuangan dan pengorbanan para pejuang yang dengan tulus mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan yang nantinya akan bisa dinikmati oleh anak cucunya, anak – anak bangsa yang terlahir di muka bumi Indonesia yang tercinta. Mungkin mereka sudah menyadari apa yang akan terjadi pada dirinya, yaitu bila melawan para penjajah, maka nyawa-lah yang akan menjadi taruhannya, sehingga besar kemungkinan dia tidak akan bisa merasakan dan menikmati kemerdekaan yang telah dia perjuangkan. Bermodalkan iman yang tertancap dalam dada, serta menjunjung tinggi perintah agama untuk menjaga harkat dan martabat pribadi, agama dan bangsa, mendorong semangat juang para pendahulu kita untuk rela mengorbankan jiwa dan raganya demi hengkangnya para penjajah dari tanah air Indonesia. Selanjutnya generasi penerus bangsa yang hidup pada saat ini memiliki tanggung jawab melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan berusaha mempertahankan kemerdekaan. Para pejabat mempertahankan kemerdekaan dengan berusaha menegakkan keadilan, para pelajar mempertahankan kemerdekaan dengan berusaha belajar semaksimal mungkin untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, hal penting yang harus dilakukan oleh para penerus perjuangan saat ini adalah banyak bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kemerdekaan dan kenyamanan. Karena hanya dengan bersyukur terhadap pemberiannya, segala nikmat yang telah ada akan ditambah kebaikan dan keberkahannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7,

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Terjemah : Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Selengkapnya baca di BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 96

Pemuda NWDI DKI Jakarta

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA